2 Artis Ganteng Madura, Ramaikan Inbox SCTV di Sumenep

Advertisement

2 Artis Ganteng Madura, Ramaikan Inbox SCTV di Sumenep

SAKERA MEDIA
Minggu, 13 November 2016

News.eMadura.com -Dua hari Karnaval Inbox SCTV di Kota Sumenep, Sabtu-Minggu (12-13/11) benar-benar menghipnotis warga. Kehadiran Irwan DA2 dan Randy Martin menjadi daya tarik tersendiri. Maklum, keduanya merupakan putra asli Sumenep.

Irwan DA2 kelahiran Desa Masaran, Kecamatan Bluto, Sumenep. Sedangkan Randy Martin merupakan cucu Edy Setiawan, budayawan Madura yang juga pemilik RM 17, JL Panglima Sudirman 34, Kota Sumenep.

Dua artis Ibu Kota Jakarta ini memang memiliki banyak penggemar. Rumah Edy, kakek Randy, sejak Jumat malam sudah dikerumuni para penggemarnya yang mayoritas para ABG. Sedang Irwan juga dikerumuni para Irwanq Sumenep di hotel penginapannya.

Pembukaan Karnaval Inbox SCTV dibuka dengan pentas sape sono’ dan saronen. Para host seperti Audi Marissa, Uus,  Lee Jeong Hoon, Angela Lee memakai busana khas Sumenep. Khusus host Narji memakai baju pase’ keraton Sumenep. Dengan penutup odheng di kepala host laki-laki, mereka  ikut menari di tengah pengiring saronen. Para host karnaval SCTV terasa menikmati alunan musik  saronen. Sehingga mereka meliuk-liuk ngikuti tabuhan gendang dan suling saronen.

Di atas panggung, Irwa DA menyapa dengan logat bahasa Madura. “Apa khaber sadeje,” teriak Irwan dari atas panggung. Sesaat kemudian, Irwan menyanyikan lagu tanduk majeng. “Olleee..oooolllaaang…Paraona…alajeree… ka Madura...,”

Kali itu, Irwan banyak tampil. Usai pembukaan Irwan menjadi juri audisi tiga penyanyi Sumenep dan menendangkan lagu ciptaannya, Main Api. Sedang Randy Martin menyanyikan lagu Pacar Istimewa yang disambut teriakan histeris para penggemar ABG.

Suasana Karnaval Inbox SCTV di hari pertama Sabtu (12/11) tampak ramai pengunjung. Di luar pentas, warga menonton langsung di tivi. Mereka merasa senang ada hiburan disiarkan langsung dari Sumenep. “Wah hebat Sumenep. Baru sekarang ada kegiatan seperti SCTV siaran langsung di Sumenep,” cerita Hartini, ibu rumah tangga asal Desa Pabian.

Benar. Dalam durasi kurang lebih enam jam, jam 06.00 hingga 09.00 dan 13.00 hingga 16.00, nama Sumenep selalu disebut-sebut. Ditambah penampilan aneka budaya dan tradisi Sumenep. Sebut saja tarian muang sangkal dan kerajinan keris. “Ini bentuk promosi kota Sumenep yang super hemat. Bayangkan, 1 menit dihargai Rp 200 ribu dalam siaran langsung oleh tv nasional,” ucap Edy Suprayitno, salah satu PNS Pemkab Sumenep mencoba memberi analisa simbiosis kegiatan Karnaval Inbox SCTV kepada Mata Madura.

Terlihat Wabup Sumenep, Achmad Fauzi, Sekretaris Daerah (Sekda) Hadi Soetarto, Kapolres AKBP H. Joseph Ananta Pinora dan Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Novi Sujatmiko dan sejumlah SKPD ikut menyaksikan Karnaval Inbox SCTV di hari pertama.

Wabup Sumenep Achmad Fauzi mengatakan, digelarnya Karnaval Inbox SCTV  menjadi spirit menuju Visit Sumenep Year’s 2018. “Kami punya target pada Visit Sumenep Year 2018 mampu mendatangkan satu juta wisatawan,” paparnya.

Fauzi menyebut Sumenep kaya wisata. “Sumenep punya wisata budaya,  wisata religi, wisata kota dan wisata bahari,” kata Wabup Fauzi  di atas panggung Karnaval Inbox SCTV, di Gor A Yani, Sabtu, 12 November 2016.

Di hari kedua, Minggu 13/11 jam 06.00 hingga jam 09.00 WIB, Bupati Sumenep KH A. Busyro Karim berencana hadir untuk launching Visit Sumenep Year’s 2018. Pada hari Jumat dan Sabtu, Bupati Busyro sedang mengikuti acara di Surabaya.

Direktur Utama Bank BPRS Bhakti Sumekar, Novi Sujatmiko merasa senang atas diselenggarakan Karnaval Inbox SCTV di Sumenep. “Kegiatan ini sangat membantu promosi potensi wisata Sumenep. Kita perlu dukung demi kemajuan Sumenep,” terang Novi dengan senyum khasnya. (matamaduranews)